Bahasa, Seni, dan Budaya

Sabtu, 03 Juli 2010

"Hari Gembira Siswa TK Yapena 2010"



Gembira, bersuka ria, kelincahan, keluguan, dan kelucuan mewarnai wajah imut- imut siswa-siswi Taman Kanak-kanak (TK) Yapena saat mereka tampil dan menikmati satu acara Hari Gembira Tutup Tahun Pelajaran 2009/2010 dan wisuda kelas akhir dengan berbagai macam tarian, nyanyi, dan gelak lagu di Multi Purpose Building Batuphat Lhokseumawe, Sabtu (12/6)

Anak-anak TK Swasta tersebut begitu menikmati masa-masa kecilnya dengan berlagak gaya di atas panggung tanpa harus malu-malu. Dengan kepolosan dan keluguannya siswa-siswi yang tengah tampil mampu memukau hadirin yang memadati gedung multi. Bahkan, begitu mendapat tepuk tangan yang bergemuruh, mereka kian pasang aksi sembari mengumbar senyum keramahan.


Pada kesempatan itu, Direktur Pendidikan Yapena Drs. Bachtiar Yusuf, MBA memberikan ucapan selamat jalan pada siswa TK Yapena yang sebentar lagi akan menuju ke jenjang pendidikan di sekolah dasar dengan harapan mereka bisa lebih baik lagi dari sekarang. Sementara itu Kepala TK Yapena Cut Meitylizar memberikan semangat baru kepada anak-anak didiknya untuk meraih cita-cita yang diinginkan dengan banyak belajar, patuh kepada ayah ibu, dan bersikap baik di mana saja.

Hari gembira TK Yapena yang dipandu ibu guru Magdalena ini turut dihadiri Kepala UPTD Muara Satu Ladon, Direktur Pendidikan Yapena, Kepala-kepala sekolah SD, SMP, dan SMA, Komite Sekolah TK, serta orang tua siswa, diisi dengan pembacaan urat Al Fatihah oleh Zulfikar dan Rizka Tri Hasanah membacakan saritilawah dan tarian ranub lampuan diawal acara, kemudian tarian senam ceria, nyanyi kelompok A, tari kreasi Pom-pom, sajak, tarian Bungong Jeumpa, dan nyanyian kelompok B, juga mewisuda 56 siswa dan memilih 6 orang siswa tebaik di antaranya 1 Jaya Rifka Safira 2 Zulfikar 3 Jihan Balqis 4 Gilang Tri Anggara Dandika 5 Nur Fadila Salsabila 6 Rizka Tri Hasanah, masing-masing mendapatkan cindera mata berupa hadiah dari Kepala TK Yapena Cut Meitylizar. Semoga dengan keberhasilan ini mereka tidak cepat puas, anak-anak bisa terpacu lagi dalam belajar, demikian kesan yang disampaikan Yusmanidar mewakili guru-guru TK di sela-sela acara kepada haba Rakyat.


Ketika menyampaikan pesan dan kesannya pada acara wisuda, Yusmanidar banyak mengucapkan terima kasih kepada orang tua siswa yang telah mau menyekolahkan anaknya di TK Yapena. Mantan kepala TK 1 ini berpesan agar siswanya patuh terhadap nasihat orang tua di rumah, ayah ibu juga dapat mendidik anak-anak dengan pengajaran yang baik seperti kisah Umar yang disampaikannya. Dulu anak TK itu hanya bernyanyi, makan, dan pulang. Sekarang tidak demikian. Mereka adalah anak yang serba ingin tahu, biarkan mereka bermain sambil belajar untuk mengembangkan kognitifnya, psikomotorik, dan sosial budayanya sendiri. Jangan ada paksaan dalam mendidik anak, jika itu yang terjadi, maka anak akan menjadi takut, tidak berani, dan ragu-ragu.


Di acara terakhir, penyerahan piagam wisudawan dilkukan oleh Direktur Pendidikan Yapena setelah ucapan terima kasih Ikramuddin selaku wali murid kepada dewan guru TK Yapena sekaligus mengajak para orang tua untuk tetap mensyukuri nikmat setelah melihat perkembangan anak-anak dalam menerima semua materi didikan di sekolah yang ditampilkan saat acara wisuda ini.

"SMP YAPENA LHOKSEUMAWE ADAKAN PERPISAHAN"




Demi sebuah cita-cita yang agung yang akan dipersembahkan kepada ayah bunda,tanah air, dan Negara tercinta, perpisahan antara guru dengan siswa kerap terjadi di penghujung tahun ajaran kelas akhir, Sabtu malam (1/5) SMP Swasta Yayasan Pendidikan Arun (Yapena) mengadakan acara perpisahan khusus bagi siswa kelas IX di Multi Purpose Building, Batuphat, Lhokseumawe.

Dalam amanatnya di hadapan management PT Arun, Bupati Aceh Utara, Pengawas Dinas Pendidikan Kota Lhokseumawe, Komite Sekolah, orang tua siswa, dan Kepala – kepala sekolah, para guru, serta siswa kelas VII, VIII dan IX, Kepala SMP Swasta Yapena Drs. Mukhlisuddin, M.Pd mengatakan bahwa tahun ini siswa kelas IX yang dilepas sebanyak 139 siswa terdiri dari 62 siswa laki-laki dan 77 siswa perempuan.

Beliau juga berharap agar para siswa yang nantinya lulus dan melanjutkan pendidikannya di sekolah SMA di mana pun, tetap menjaga nama baik almamaternya dengan menunjukkan prestasi terbaik yang dapat membanggakan orang tua dan sekolah. Persiapkan diri sebaik mungkin dengan terus giat belajar demi keberhasilan masa depan anak-anak sendiri.

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Pendidikan Arun Ridwan Ishak mengucapkan selamat pada siswa yang telah menyelesaikan pendidikannya di SMP. Berbahagialah para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dengan bekerja keras. Tetapi, janganlah kalian terlarut dengan kebahagiaan, sebab tantangan ke depan lebih besar dan berat. Di SMA nantinya anda dituntut untuk lebih keras dalam berjuang, dengan mengedepankan tanggung jawab secara penuh, dan lebih focus dalam belajar.

Selesai acara sambutan dilanjutkan dengan penyerahan bungong jaro dari wali murid yang diwakili Ketua PWP PT Arun Sahara Fuad yang diterima langsung Kepala SMP Swasta Yapena Drs. Mukhlisuddin, M.Pd.


Perpisahan ini melahirkan kenangan yang mendalam seumur hidup bagi siswa dan guru. Tepuk riuh membahana memecah kensunyian manakala acara kesenian dipertunjukkan. Kesenisan merupakan salah satu wahana bagi manusia untuk mengekspresikan diri. Kesenian juga memeiliki posisi yang strategis dalam dunia pendidikan. Melalui kegiatan seni siswa akan mampu mengasah kepekaan hati dan nurani, yang pada akhirnya akan memperhalus budi pekerti, benar-benar ditunjukkan oleh para siswa yang mengisi acara Kreativitas Seni Siswa Yapena. Berturut-turut mulai dari tari persembahan Ranub Lampuan di awal acara pembukaan, Silmi Mubarak dan Brass Band melantunkan lagu Hari Ini, duet vocalis bintang lagu ciik Aulia Munira dan Farley Andareshi lagu Ketika Cinta Bertasbih, quartet Yeyen dkk dengan Mahadaya Cinta, tari saman, canden, dan rapai’I geleng, Ryan Band berlagu Rindu Setengah Mati, Melepasmu dari Ella Band, ditambah dengan gerakan Guard Show asuhan koreografer terbaik nusantara Erwin Safruddin yang semakin memukau hadirin, Letoy persembahan Husnan Zuhri dan Pelan-pelan Saja vocalis Aulia Munira dari Silmi Band ditutup kolosal siswa kelas IX.
Selesai acara kesenian, seluruh siswa , management PT Arun, para guru, dan orang tua siswa foto bersama sebagai kenang-kenangan peserta didik selama duduk di bangku SMP.

OSIS SMA YAPENA LHOKSEUMAWE ADAKAN PERPISAHAN

Perpisahan adalah suatu hal yang mesti dilalui bagi semua orang, terlebih bagi mereka yang masih duduk di bangku sekolahan. Kegiatan tahunan ini kerap dilakukan di setiap sekolah yang akan melepas siswa kelas akhir. Begitu pula yang dilakukan salah satu sekolah swasta yang ada di Aceh. Setelah berkutat dengan UN dan UAS sejak 22 – 31 Maret lalu, demi mengekalkan hubungan batin antara guru dengan siswa, dan bersiap-siap menuju gerbang kemandirian, Jumat malam (9/4) OSIS SMA Yayasan Pendidikan Arun (Yapena) mengadakan acara tutup tahun ajaran dan perpisahan khusus bagi siswa kelas XII di Multi Purpose Building, Batuphat, Lhokseumawe.

Dalam amanatnya di hadapan management PT Arun, Camat Muara Satu, Komite Sekolah, orang tua siswa, dan Kepala – kepala sekolah, serta siswa kelas X, XI, dan XII, Kepala SMA Yapena Drs. Zulkifli Siregar mengatakan bahwa tahun ini siswa kelas akhir yang dilepas sebanyak 142 siswa terdiri dari 73 siswa IPA dan 69 siswa IPS.

Beliau juga berharap agar para siswanya dapat menjadikan materi didik yang telah diterima selama ini bisa digunakan sebagai bekal hidup di tengah-tengah masyarakat. Setelah tamat hendaknya dapat berbuat banyak untuk masyarakat sekelilingnya, karena dengan berbuat, hidup kita akan berguna dan bermakna, jangan cepat merasa puas dan terlena dengan keadaan yang menghantui diri kita sendiri. Ingatlah, semua siswa harus mempelajari masa lalu, memikirkan masa kini, dan merencanakan masa depan yang gemilang.

Perpisahan tahun ini merupakan angkatan ke-28 sejak berdirinya SMA di lingkungan PT Arun yang telah menghasilkan lulusan sebanyak 3356 orang dan angkatan ke-9 setelah adanya Yapena yang menghasilkan lulusan 1868 orang. Angkatan tahun ini juga diharapkan bisa lulus 100 %, bahkan menghasilkan lulusan dan dapat diterima di Perguruan Tinggi mencapai 70 % seperti tahun lalu.
Para lulusan nantinya dapat mempersiapkan diri menghadapi tantangan hidup yang lebih besar, yang berbeda jauh dengan sewaktu di bangku SMA. Di Perguruan Tinggi, anda akan hidup mandiri dan menghadapi paradigma belajar, belajar sudah menjadi kebutuhan, anda dituntut berinisiatif, demikian harapan yang disampaikan Ketua Umum Yapena yang diwakili Direktur Pendidikan Yapena, Drs. Bachtiar Yusuf, MBA.

Perpisahan ini menimbulkan kesan yang mendalam bagi hadirin. Tepuk riuh memecah kensunyian manakala acara kesenian ditampilkan. Kesenian Sabang Merauke yang dikemas apik oleh Erwin Safruddin Pembina kesenian Yapena, di antaranya tarian ranup lampuan, panglima perang dari Tanah Rencong, tari piring dari Sumatera Barat, melayu Deli, jali-jali dari Betawi, perang khas Papua, saman, dan ditambah dengan gerakan pantomim yang lucu benar-benar menggambarkan keutuhan dan persaudaraan yang erat sehingga di antara sesama pelajar terikat hubungan batin yang dalam. Hal tersebut tampak jelas saat group band kelas XII melantunkan beberapa tembang untuk teman seperjuangan “Banta” yang tak bisa menghadiri acara perpisahan karena telah dipanggil Yang Kuasa beberapa hari lalu.

Selesai acara kesenian, pihak OSIS SMA Yapena berkesempatan memberikan cendramata buat abang dan kakak terfavorit Nanda Suhada dan Sherly Novita, dan tanda ucapan terima kasih untuk bapak dan ibu guru yang diterima langsung oleh Kepala SMA Yapena Drs. Zulkifli Siregar, serta foto bersama sebagai kenang-kenangan terindah selama duduk di bangku SMA.

"KWARAN GANDAPURA KAB. BIREUEN ADAKAN PERJUSAMI BAKGIAT G/T"




Sebanyak + 368 anggota Pramuka Kwartir Ranting Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen, melakukan kegiatan latihan kepramukaan dengan mengadakan Perkemahan Jumat Sabtu Minggu Bakti Pramuka Tingkat Penggalang dan Penegak “PERJUSAMI BAKGIAT G/T” di Bumi Perkemahan Lapangan Sepakbola MTsN/MAN Desa Keude Lapang Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen, Jumat (26/2).

Perkemahan tiga hari yang dimulai Jumat dan berakhir Minggu bagi anggota Pramuka tingkat penggalang dan penegak di bawah binaan Kwaran Gandapura ini, menurut Pembina Utama Kegiatan, Kapten ARH Ronald Samosir kegiatan dilaksanakan untuk meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Mahaesa, menyiapkan kader kepramukaan tenaga sukarelawan yang terampil dan mahir serta peduli lingkungan yang dapat berbakti pada masyarakat sehingga dapat berguna bagi diri sendiri, agama, bangsa, dan Negara, serta menumbuhkembangkan rasa kedisiplinan, kemanusiaan yang tinggi, cinta kasih sesama umat, dan saling menolong tanpa pamrih, dan memupuk rasa cinta tanah air generasi muda terhadap bangsa dan Negara Republik Indonesia.

Perjusami yang dilaksanakan atas kerja sama Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Kecamatan Gandapura dengan Satuan Karya (Saka) Wira Kartika ini mengusung tema Dengan Persami Bakti dan Kegiatan PramukaTingkat Penggalang dan Penegak (Persami Kembagiat G/T) kita tingkatkan ketaqwaan terhadap Allah SWT, meningkatkan solidaritas yang tinggi antar sesama anggota Pramuka dan masyarakat dengan dilandasi niat yang ikhlas serta kemauan dan disiplin yang tinggi.

Sebagai pelaksana kegiatan adalah Gudep B 177 dan B 178 Koramil 08 Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen. Menurut Kak Nurdin dan Kak Syahrul Effendi selaku Panitia Pelaksana, perkemahan kali ini menampilkan materi kegiatan antara lain: kegiatan umum, kerohanian seperti sholat berjamaah, ceramah agama, cerdas cermat agama Islam, kegiatan kepramukaan meliputi tolak ukur perkemahan, forum penggalang dan penegak, lomba masakan tradisional, pengetahuan kepramukaan, dan LKBB.



Pada Sabtu malam (27/2) dilakukan kegiatan api unggun tepat pukul 22.00. inti kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat dan gairah perjuangan bagi semua anggota Pramuka dalam meraih cita-citanya demi masa depan, adik-adik Pramuka tetap bergelora dalam mengikuti berbagai kegiatan selama mengikuti latihan kepramukaan.
Setelah api unggun dilanjutkan dengan atraksi pentas seni dan budaya dari setiap regu yang ikut dalam perkemahan. Acara hiburan yang dipandu Kak Nurdin dengan permainan harmonikanya sungguh memukau masyarakat yang turut hadir menyaksikan secara langsung.

Pada hari terakhir kegiatan, Minggu (28/2), para peserta perkemahan melakukan Karya Bakti Sosial dengan turun langsung ke lokasi pembersihan Pasar dan mesjid Gandapura agar indah dipandang mata, serta melakukan penghijauan di sekitar jalan protocol Banda Aceh-Medan, juga penyuluhan Narkoba untuk anggota Pramuka pada hari kedua kegiatan inti.

"DKC Kwarcab Lhokseumawe Adakan Perkemahan Kompetisi Tunas Remaja 2"





Pramuka sebagai organisasi pencetak generasi muda yang bertanggung jawab, disiplin, berani, dan setia benar-benar diwujudkan Dewan Kerja Cabang (DKC) Kwarcab Kota Lhokseumawe dalam Perkemahan Kompetisi Tunas Remaja 2 bagi anggota Pramuka Penggalang dan Penegak yang dilaksanakan dari tanggal 17-20 Juni 2010 di Bumi Perkemahan Tunas Bangsa, Yayasan Sukma, Panggoi Kecamatan Muara Dua Lhokseumawe.

Perkamahan Kompetisi Tunas Remaja 2 ini dimulai pukul 10.30 WIB, setelah sehari sebelumnya dilaksanakan kegiatan lomba hafalan ayat-ayat Al Quran pada Kamis (17/6) malam. Kegiatan yang melibatkan 19 pangkalan Pramuka, yang berasal dari 11 SMP dan 8 SMA se Lhokseumawe, mengagendakan kegiatan penseleksian untuk memilih juara-juara terbaik, baik sangga maupun regu yang akan mewakili Lhokseumawe dalam PW Nas dan HUT Pramuka mendatang, diisi dengan materi lomba antara lain: hafalan ayat-ayat Al Quran, TTG, Jota-joti, merangkai sirih, bivak, P3K, melukis, pentas seni, hacking, role play, pioneering, alam mimpi, Microsoft excel, menaksir, panorama, semaphore, memasak, sandi, dan packing, demikian laporan ketua pelaksana Nur Alfian di hadapan Walikota Lhokseumawe, Kadisdikpora Lhokseumawe, , unsur mabicab, para Pembina, dan 488 peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Asisten 1 Ramli Azis yang mewakili Walikota Lhokseumawe dalam amanat pembukaan kegiatan lomba mengajak seluruh peserta untuk melaksanakan kegiatan lomba dengan penuh persaudaraan, meningkatkan kedisiplinan bagi generasi muda dan khususnya anggota Pramuka, dan tetap bekerja sama untuk menyelesaikan semua materi kegiatan yang diberikan kakak Pembina.

Meski lelah dan haus adik-adik Pramuka yang ikut kegiatan ini tetap saja bersemangat mengikuti materi yang diperlombakan. Persaudaraan, kekompakan, kebersamaan, begitu terasa dan menggetarkan jiwa semua peserta saat kegiatan pentas seni digelar Jumat (18/6) malam di aula Yayasan Sukma Lhokseumaawe. Tepuk tangan dan gemuruh suara membahana membangkitkan semangat tiap peserta yang sedang tampil, ditambah Sabtu (19/6) malam acara api unggun yang digelar kian menggoda naluri pemuda di sekitar menyaksikan kegiatan Pramuka yang penuh makna dan menjadikan malam itu terasa begitu indah dan penuh kesan. Kebersamaan itu kian terasa membekas di dada saat kegiatan baksos yang digelar di mushola seputaran perkemahan pada Minggu (20/6) pagi. Semua peserta bahu membahu menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat yang membuat warga sekitar merasa gembira menyambut kegiatan positif ini.





Perekamahan empat hari yang digagas DKC Kwarcab Lhokseumawe berakhir dan ditutup Ketua Harian Kwarcab Lhokseumawe Ramli Ismail, S.Pd, MM. pada Minggu (20/6). Dalam kata pisahnya, Kadisdikpora Lhokseumawe ini mengucapkan terimakasih pada semua anggota DKC dan Kwarcab yang telah berhasil melaksanakan acara perkemahan. Kegiatan positif ini perlu mendapat dukungan semua pihak, bahkan pemerintah kota Lhokseumawe mulai tahun ajaran baru nanti akan mengagendakan kegiatan Pramuka masuk kegiatan wajib dalam kegiatan sekolah.


Acara terakhir diisi dengan pemberian hadiah bagi tiap pemenang, Ny. Radiati Akub kepada tegak pa juara (1) SMA Negeri 1 nilai 1759, (2) SMA Negeri 5 nilai 1735, (3) SMA Swasta Yapena nilai 1731, dan tegak pi juara (1) SMA Swasta Yapena nilai 1831, (2) SMA Negeri 1 nilai 1709, (3) SMA Negeri 5 nilai 1695, sedangkan T.Ruslan menyerahkan hadiah kepada galang pa (1) SMP Negeri 2 nilai 2411,25 (2) SMP Negeri 3 nilai 2198 (3) SMP Negeri 1 nilai 2195,50 galang pi (1) SMP Negeri 1 nilai 2127,25 (2) SMP Negeri 5 nilai 2125,50 (3) MTs Dayah Modern Arun nilai 2124. Hadiah juara umum diberikan Ramli Ismail, S.Pd MM. kepada Penegak sekolah Yapena dan Penggalang SMP Negeri 1 Lhokseumawe .


Asisten 1 Walikota Lhokseumawe Ramli Azis sedang meninjau
lokasi kemah dan berdialog dengan salah satu regu
Perkemahan Kompetisi Tunas Remaja 2 Jumat (18/6)

"GUDEP YAPENA GELAR KEMGAB PRAMUKA PMR SE-LHOKSEUMAWE DAN ACEH UTARA "

Sebanyak + 300 anggota Pramuka dan PMR dari Lhokseumawe dan Aceh Utara, melakukan kegiatan latihan Perkemahan Gabungan Jumat Sabtu Minggu “KEMGAB PERJUSAMI” di Bumi Perkemahan SD 2 Yapena Jln Balikpapan Batuphat Lhokseumawe, Jumat (26/3).
Perkemahan tiga hari bagi anggota Pramuka dan PMR ini, acara pembukaannya diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran oleh salah seorang peserta dari Misbahul Ulum Paloh dan dibuka Drs. Bachtiar Yusuf, MBA Direktur Pendidikan Yayasan Pendidikan Arun.

Ka Mabigus Pangkalan Arun ini memberikan apresisinya kepada Pramuka-PMR Pangkalan Arun dan Kwaran Muara Satu yang telah memprakarsai kegiatan ini dan memberikan pesan banyak hal yang adik-adik dapatkan dari kegiatan Perjusami di sini. Jadikan arena perkemahan sebagai salah satu kesempatan untuk mengevaluasi kegiatan dan pengetahuan yang selama ini telah didapat dari Kakak Pembina. Jadikanlah diri adik-adik menjadi orang yang dapat diandalkan , tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat banyak. Juga mengajak setiap peserta benar-benar mengamalkan isi Dasa Dharma Pramuka dan janji PMR dengan membentuk pribadi yang bertanggung jawab dan mandiri.

Menurut Penanggung Jawab Utama Kegiatan, Kak Sukri kegiatan dilaksanakan untuk meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Mahaesa, kemandirian setiap anggota Pramuka dan PMR, serta untuk mempererat tali persaudaraan antara mereka.
Perjusami dilaksanakan atas kerja sama PMR dan Gerakan Pramuka Gudep Pangkalan Yapena dengan Kwartir Muara Satu Lhokseumawe yang diikuti 30 Pangkalan Pramuka dan PMR yang berada di Lhokseumawe dan Aceh Utara, yang akan mengikuti 11 cabang kegiatan, ujar Ketua Pelaksana Mahdani dalam laporannya saat acara pembukaan.

Sebagai pelaksana kegiatan adalah PMR dan Gudep 02059-02060 Pangkalan Yapena. Perkemahan kali ini menampilkan materi kegiatan antara lain: Lomba Debat, Lomba Memasak, Teknologi Tepat Guna, P3K, Panorama, Pionering, Tali-temali, Penjelajahan, Jembatan Darurat, Cerdas Cermat, dan Lomba Puisi.

Pada Sabtu malam (27/3) dilakukan kegiatan atraksi pentas seni dan budaya dari setiap regu yang ikut dalam perkemahan. Acara hiburan yang dipandu Kak Kusnadi sungguh menarik semua peserta yang turut hadir menyaksikan secara langsung di aula SD 2 Yapena. Setelah itu dilakukan kegiatan api unggun pada pukul 24.00
Pada hari terakhir kegiatan, Minggu (28/2), para peserta perkemahan melakukan kegiatan penjelajahan menaiki dan menuruni bukit di seputar Arun dan desa sekitar berjarak tempuh 5 Km.

Kemgab Pramuka PMR Lhokseumawe Aceh Utara ini ditutup Ketua Dewan Pembina Pangkalan Yapena, Ridwan Ishak pada Minggu (28/3). Beliau mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya acara Kemgab Pramuka PMR ini karena sangat berguna bagi generasi muda dan berpesan untuk tetap melanjutkan kegiatan Kemgab ini pada masa datang untuk membina mental spiritual demi masa depan, dan memanfaatkan waktu dan peluang yang ada demi cita-cita dan harapan orang tua adik-adik peserta.

Pada acara penutupan Kemgab, Ketua Dewan Pembina Yapena, Direktur Pendidikan Yapena, dan Ka Kwaran Muara Satu memberikan cindera mata kepada para juara, di antaranya:
juara memasak SMPN 8 putri , TTG Misbahul Ulum putra dan SMA Yapena putri, puisi SMP Sukma putra dan Misbahul Ulum putri, Debat SMA Yapena putra, P3K PMR Yapena putra dan SMP Yapena putri, Panorama SMK Nisam putra dan putri, Pionering Misbahul Ulum putra, Jembatan Darurat SMK Nisam, Tali-temali SMP Sukma, Cerdas cermat SMP 8 putra dan SMA Yapena putri, dan Penjelajahan SMP 5 Lhokseumawe. Juara umumnya diraih SMK Negeri Nisam Aceh Utara.

"Telah dimuat di haba Rakyat, Langsa-Aceh Indonesia, edisi 93 Minggu Pertama April 2010, hlm 8

"REMAIS DAN OSIS SMA YAPENA SELENGGARAKAN FESTIVAL NASYID SE-ACEH 2010 "

Untuk menumbuhkembangkan kreativitas dan mempererat silatarrahmi di kalangan generasi muda Islam Aceh agar tidak terjebak dalam pemahaman dikotomi antara dunia dan akhirat, OSIS SMA Yapena bekerja sama dengan Remaja Mesjid Istiqamah (Remais) Arun pada Sabtu dan Minggu (20-21/2) mengadakan acara Festival Nasyid Se-Aceh 2010 di gedung Multipurpose Building PT Arun, Batuphat, Lhokseumawe.
Acara dimulai pukul 09.30 diawali laporan Ketua Panitia Nasyid Se-Aceh 2010. Dalam laporannya M. Agil Aditya Putra mengatakan lomba nasyid 2010 ini diikuti 28 group nasyid yang tersebar di Provinsi Aceh, dengan rincian 17 group putra dan 11 group putri dengan juri bertaraf nasional.

Lebih lanjut Ketua Pelaksana yang juga siswa kelas XI IPA -1 SMA Yapena mengutarakan di depan manajement PT Arun, Walikota Lhokseumawe, Pengurus Yapena, dan Komite Sekolah ajang lomba ini merupakan yang keenam kalinya sejak dilaksanakan pertama kali tahun 2004 untuk wilayah Lhokseumawe dan seluruh Aceh baru yang pertama tahun ini. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai ajang kreativitas generasi muda untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan agama serta agar tidak terjebak oleh arus yang tidak benar, dan sebagai umat Islam yang benar-benar mampu melaksanakan iman dan ilmu dalam kehidupan nyata.

Ketika membuka kegiatan lomba, Mursyid Yahya yang mewakili Walikota Lhokseumawe mengatakan bahwa Pemerintah Daerah Kota Lhokseumawe dan khususnya Dinas Syariat Islam, menyambut baik kegiatan dakwa lewat nasyid ini. Bila kita telah mencintai Islam tentulah akan menimbulkan rasa sayang akan seni ini. Terlebih semua lagu yang ditampilkan bernuansa Islam.

Kepala Dinas Syariat Islam Lhokseumawe itu menambahkan, hidup tanpa seni tidak indah, hidup dengan agama terarah, jadi kedua-duanya harus seiring sejalan. Dan beliau juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh manajement PT Arun, BDI, jajaran Yapena, atas kepeduliannya mensyiarkan agama Islam di kalangan generasi muda melalui kegiatan lomba nasyid seraya memberikan lampu hijau dengan niat mengagendakan kegiatan ini masuk kalender tetap Pemda Kota Lhokseumawe dan Dinas Syariat Islam serta diupayakan masuk dalam kegiatan MTQ.

Sementara itu, Ridwan Ishak mewakili manajement PT Arun menyambut baik aktivitas bernafaskan Islam ini dan mendukung sepenuhnya, jangan jadikan bersifat insidentil semata tetapi dapat berlangsung terus-menerus, karena acara ini bisa menyalurkan bakat seni berbasis Islam dan memupuk silaturrahim antara peserta.

Acara yang digelar dua hari ini menampilkan lagu-lagu wajib “ Suci Sekeping Hati, Syukur Hamba, Rasulullah, Alhamdulillah, Anugerah Terindah, dan Sebiru Hari Ini” bisa lebih eksis lagi, untuk tahun mendatang dapat diikuti peserta lain dari luar Aceh seperti yang dijanjikan Kadis Syariat Islam Lhokseumawe, bila telah benar-benar masuk dalam kalender Dinas Syariat Islam.

Harapan senada juga dilontarkan Hanafiah dari MAN Jemala Amal Leung Putu Pidie Jaya yang menyampaikan bahwa semua peserta senang apalagi untuk menunjang keberhasilan di masa yang akan datang. Daripada berbuat yang tidak-tidak kan lebih baik melantunkan lagu bernuansa Islam karena kegiatan ini mengarahkan para generasi Islam ke arah yang lebih baik sehingga tidak terpancing dengan dikotomi antara dunia dan akhirat seperti yang disampaikan ustad Faisal dalam ceramahnya mengawali kegiatan ini.

Pada akhir acara, manajement PT Arun dan Pemkot Lhokseumawe, yang diwakili pihak penyelenggara M.Yusuf Abdullah, M.Pd. memberikan cindera mata bagi tiap pemenang: kelompok putra juara 1 group nasyid Fazri SMA Yapena, 2 group Aneuk Nanggroe SMA Modal Bangsa Banda Aceh,3 group Genada Pesantren Gontor 10 Aceh Besar, dan juara harapan group Alma’ Hadi Pesantren Misbahul Ulum Paloh Lhokseumawe, sedangkan bagian putri juara 1 group Salsabila SMA Dewantara Aceh Utara, 2 group Aneuk Nanggroe SMA Modal Bangsa Banda Aceh, 3 group Gaza SMAN-1 Lhokseumawe, dan pemenang harapan group Salwa dari Yapena.

"Telah dimuat di SKU haba Rakyat, Langsa-Aceh Indonesia, edisi 92 Minggu Keempat Maret 2010, hlm 8