Bahasa, Seni, dan Budaya

Jumat, 02 Juli 2010

"OSIS SMA YAPENA GELAR FESTBAND 2010"

Untuk mengurangi kenakalan remaja dan menyalurkan kemampuan bakat seni siswa, OSIS SMA Yapena pada Minggu (24/1 2010) menggelar acara akbar tahunan Festival Band 2010 di gedung Multipurpose Building PT Arun, Batuphat, Lhokseumawe.
Acara yang dimulai pukul 09.00 diawali laporan Ketua Pelaksana Festival Band 2010. Dalam laporannya Rizka Haresti mengatakan lomba kali ini diikuti 18 group band yang tergabung dalam OSIS Yapena. Group-group band tersebut merupakan gabungan group siswa kelas 1-3 SMP dan SMA.

Lebih lanjut Ketua Pelaksana yang juga siswi kelas XI SMA Yapena mengutarakan ajang lomba ini sebagai ajang kreativitas para siswa untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam bidang seni sekaligus mencintai seni khusus bagi generasi muda harapan bangsa. Selain sebagai pengisi waktu luang dengan kegiatan positif, juga sebagai pelepas rasa penat siswa kelas akhir yang selama ini berkutat dengan butir soal-soal tes bimbingan studi yang dilaksanakan Bima.

Di sela-sela ajang lomba, Erwin Syafruddin, Pembina Kesenian SMA Yapena mengatakan kegiatan yang telah dimulai sejak tahun 1987 ini mendapat sambutan dan sikap positif dari semua pihak, baik Management PT Arun, Yapena, dan orang tua siswa serta kesiapan para siswa dalam menerima pengetahuan music dalam kegiatan ekstrakurikuler di sekolah, mulai dari pengenalan tangga nada, not balok, rangkaian akord, dan aplikasinya pada alat music.

Arancer music marching band terbaik Indonesia ini juga berharap agar kegiatan lomba yang menampilkan lagu wajib “ Walau Habis Terang, Akhir Penantian, Astaga, Sahabat Jadi Cinta, dan Sebelah Mata” bisa lebih eksis lagi, untuk tahun mendatang tidak hanya diikuti peserta dari Yapena saja, tetapi bisa diikuti peserta lain dari sekolah yang ada di kota Lhokseumawe.

Harapan senada juga dilontarkan salah seorang peserta Husnan Zuhri yang menyampaikan bahwa semua peserta senang apalagi untuk menunjang keberhasilan di masa yang akan datang. Ya setidaknya sebagai bekal persiapan untuk terjun ke dunia music sesungguhnya secara total setamat SMA nantinya.

Pada akhir acara, Bapak Maimun Yusuf mewakili management PT Arun dan Yapena berkesempatan memberikan penghargaan dan hadiah kepada para pemenang dengan harapan agar para juara yaitu juara 1 group band Squidward, juara 2 group band Nine Sinst, dan pemenang 3 gorup Blaster tidaklah cepat merasa puas dan berusaha menampilkan kreativitas lainnya sebagimana pemusik andalan di tanah air pada masa yang akan datang.

" Telah dimuat di SKU haba Rakyat, Langsa-Aceh, Indonesia, edisi 90, Minggu Pertama Februari 2010, hlm 8

Bu Lastri Guruku

Bu Lastri guruku
Guru kelas tiga
Baik hati setiap waktu
Mengajari aku
Bernyanyi buatku pilu
Tetapi
Ketika bahasa tiba
Ibu kerap cerita
Yang membuatku ceria

Waktu terus bergulir
Merekam kenangan aneka rasa
Bersama pembuka mata
Dalam harap insane berkarir

Bu Sulastri
Panutanku di SD sebelas
Rajin ulet tiada malas
Bagiku
Ibu patriotku
Jadikan diriku cerdas
Ukir prestasi nan pantas
Yang dulu malu
Ketika ibu tegur aku
Karena ulahku

Ibu……….ibu Lastriku
Karena tangan ibu
Kuteruskan cita-cita ayah ibuku

Ibu Lastri yang kucinta
Yang kubangga
Yang menempaku jadi sarjana

Ibu Lastri pujaan hati
Yang sirami diri
Ingat Illahi
Mengantarku jadi guru berprestasi

Dulu……….
Ibu singkap langit duka
Ibu sirami rumput kering
Hingga tanah basah lagi
Ibu Lastri………
Ibu sejati
Nama ibu terpatri
Dalam raga hingga ajalku nanti

Binjai, 7 Desember 2009
08.45

“ Bu Salmiah “

Bu Sal panggilanku padamu
guruku di SPG Negeri Satu
ajari aku berbahasa
lahirkan cerita-cerita
yang buat guruku tertawa

Bu Sal.........
pujianmu padaku
tentang baju putihku
waktu kelas Satu
jadikan hatiku berbunga
menjulang langit tiada batas

Bu Sal........Bu Sal..........
aku bangga pada guruku
aku suka cara guruku
membuka hati perasaanku
untuk cinta ibuku
untuk cinta pelajaranku
untuk cinta bahasaku

Bu Sal........
guruku mata hatiku
guruku penerang hidupku
guruku yang tak pernah marah padaku

Binjai, Sumut, 10 Februari 2010
09.25

Bu Zainiar Saibi

Bu Zainiar Saibi
guruku guru agamaku
yang lembut selalu
yang ramah padaku
yang kasih aku
sepuluh ribu
waktu aku tak bawa uang saku

Bu Zainiar Saibi
dalam dadaku ada namamu
dalam dadaku ada kisahmu
ada ajakanmu
yang bawa aku juara Satu
menulis tentang agamaku

Bu Zainiar Saibi
setiap waktu
ibu ajari aku ayat Tuhanku
ibu minta aku hafal ayat Tuhanku
ibu bimbing aku
jalan lurus yang dituju
kelak hidupku
pancarkan surya setiap waktu

Bu Zainiar Saibi
guruku pembuka mata
guruku guru etikaku
guru yang ada di hatiku

Binjai, Sumut, 11 Februari 2010
09.35

Selasa, 01 Juni 2010

LOMBA LKBB TINGKAT SIAGA



Meriah, lucu, dan juga menggelikan ketika melihat lagak dan gaya adik-adik siaga melakukan gerakan baris-berbaris dalam Lomba LKBB tingkat siaga sekecamatan Muara Satu Lhokseumawe yang dipusatkan di Lapangan Koramil Muara Satu, Batuphat pada Minggu (30/5)

Acara yang diprakarsai Koramil 01 Muara Satu bekerja sama dengan Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Muara Satu Lhokseumawe dikuti 7 SD Negeri, 2 MIN, dan 1 sekolah swasta dengan jumlah peserta keseluruhannya 100 putra dan 100 putri, akan mengikuti kegiatan LKBB sebagai materi lomba dan games, yel-yel, serta penyuluhan tentang kepramukaan dari DKR kepada adik-adik siaga sebagai kegiatan tambahan, demikian ungkap Sulistiyono selaku Ketua Panitia dari DKR Muara Satu saat memberikan laporannya di hadapan Kadis Pendidikan Muara Satu, Camat Muara Satu, Kapolsek, Danramil 01, Kepala Mukim, Kepala-kepala SD, dan Ka Kwaran Muara Satu beserta unsur Mabiran dalam acara pembukaan kegiatan.

Acara lomba dibuka Kapten Inf. Drs Jailani pukul 08.30 WIB. Beliau menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua panitia dan dewan kerja baik dari Koramil Muara Satu maupun anggota DKR yang telah membuat sebuah gagasan kegiatan lomba baris-berbaris tingkat siaga. Kegiatan LKBB ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan wadah terarah dengan harapan setelah mengikuti LKBB anak-anak siaga dapat meningkatkan pengetahuan, pengalaman, keterampilan, serta meningkatkan diri di gudep masing-masing sesuai dengan tema Siaga Mandiri, Cerdas, Bergembira, dan Bersaudara
Kegiatan positif ini hendaknya perlu mendapat dukungan dari kalangan masyarakat dan pemerintahan. Karena ini adalah kegiatan yang benar-benar dibutuhkan oleh generasi muda untuk menanamkan kepada mereka bagaimana caranya mencitai tanah airnya, agar mereka terbiasa disiplin dalam suasana apapun. Kegiatan ini sudah diagendakan dan akan berkesinambungan, terus menerus setiap tahunnya. Kepada yang mendapat juara umum nantinya, tahun depan akan menjadi tuan rumah, demikian antara lain pesan Danramil 01 Muara Satu Lhokseumawe kepada semua peserta.

Hal senada juga disampaikan Ka Kwaran Muara Satu Iskandar Syam yang berterima kasih kepada para kepala sekolah dan orang tua siaga yang telah membantu acara lomba LKBB ini, meskipun dengan sedikit tertatih-tatih, acara semacam ini bisa terlaksana karena mendapat dukungan dari orang tua yang bersedia memberi bantuan saat pendaftaran, semoga saja ini bisa berkesinambungan serta menjadi perhatian dari kita semua dan menjadi kalender tetap seperti yang disampaikan Kepala UPTD Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Muara Satu Lhokseumawe

Hadiah bagi pemenang lomba LKBB Muara Satu yaitu kelompok putra diserahkan oleh Ka Kwaran Muara Satu Iskandar Syam pada juara 1. SD Negeri 5, 2. SD Negeri 6, 3 SD Swasta Yapena, dan Bin Siaga Putra Kwaran Muara Satu Suparman pada harapan masing-masing SD Negeri 3, MIN Blang Mane dan SD Negeri 2, sedangkan untuk kelompok putri diserahkan Bin Galang Putri Bidkes Kwaran Muara Satu Maria Ningsih pada juara 1. SD Negeri 4, 2. SD Swasta Yapena, 3 MIN Paloh, dan Bin Siaga Putri Kwaran Muara Satu Sri Yanti pada harapan masing-masing SD Negeri 6, SD Negeri 7, dan SD Negeri 1. PIala juara umum diserahkan Kepala UPTD Disdikpora Muara Satu Ladon kepada Pramuka Siaga Pangkalan Yapena

"Telah dimuat di SKU haba Rakyat, Langsa-Aceh Indonesia, edisi 98 Minggu Kedua Juni 2010, hlm 3

Kamis, 25 Februari 2010

Mengaduh

Duh......
aduh........
aku merintih
sakit diri ini
tiada yang peduli

Duh....
duh......
duh......
aku mengaduh sendiri

Duh......
aku mengaduh lagi
tak juga peduli

Senin, 15 Februari 2010

Akankah

Akankah kau datang
tampakkan bayangmu
senyum padaku
di ambang senja?

Akankah masih ada madu cinta
bersemayam dalam jiwamu
menari-nari memanggil ragaku
sejak pagi hingga petang kembali?

Akankah masih ada waktu
buat kita berbagi
mengukir rasa mengukir cinta
dalam kasih abadi?

Akankah kita
akankah kita
menghias alam jiwa
menabur kasih lebih lama
bagaimana cita dahulu?

Kutanyakan padamu kawan
sebab hati menyimpan rindu
membekas dalam kilau cintamu
akankah itu terjadi?